Selasa, 27 November 2012

Kurikulum 2013 Tematik-Integratif


Hadir di auditorium Universitas Negeri Manado di Tomohon itu sekitar seribu orang lebih peserta yang terdiri atas guru, kepala dinas, kepala sekolah se-Provinsi Sulawesi Utara.

 Inti dari Kurikulum 2013, kata Nuh mengawali penjelasannya, adalah ada pada upaya penyederhanaan, dan tematik-integratif. “Kurikulum 2013 disiapkan untuk mencetak generasi yang siap di dalam menghadapi masa depan. Karena itu kurikulum disusun untuk mengantisipasi perkembangan masa depan,” katanya.

Titik beratnya, kata Mendikbud menjelaskan, bertujuan untuk mendorong peserta didik atau siswa, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan) apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran.

“Adapun obyek yang menjadi pembelajaran dalam penataan dan penyempurnaan kurikulum 2013 ini, katanya menambahkan, menekankan pada fenomena alam, sosial, seni, dan budaya,” katanya.

Nuh berharap melalui pendekatan itu diharapkan siswa kita memiliki kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif, sehingga nantinya mereka bisa sukses dalam menghadapi berbagai persoalan dan tantangan di zamannya, memasuki masa depan yang lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar